Friday, August 23, 2013

Debat Kairo : Islam vs Kristen (2)

KOMENTAR DR. ANIS SHOROSH:
(MAAF TIDAK DITAMPILKAN, KALAU INGIN TAHU LIHAT DI “PAKDENONO.COM”)
KOMENTAR AHMED DEEDAT:

USTADZ AHMED DEEDAT MENOLAK ARGUMEN DR. ANIS SHOROSH
Kita mulai dengan ayat ke sembilan, dari pasal ke empat belas, dari Injil Yohanes yang digunakan saudara Dr. Anis Shorosh sebagai argumen, Yesus berkata kepada Filipus:
“Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa”. (Yohanes 14: 9).

Orang-orang Kristen menyimpulkan dari ayat ini bahwa Yesus adalah Bapa, akan tetapi jika kita melihat kepada ayat sebelumnya, dalam alur ceritanya sekali lagi, kita perhatikan dari awal pasal terdapat kesalah pahaman dari murid-murid Yesus terhadap kata-kata Yesus. Pada ayat ke empat belas dan selanjutnya Yesus berkata kepada mereka:
(Yohanes 14: 4-5) “Dan kemana aku pergi kamu tahu jalan kesitu. Kata Tomas kepadanya: `Tuhan, kami tidak tahu kemana engkau pergi, jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”.

Download Gratis Buku Material Islami

Ebook
Web offline
  • Al-Islahonline.com
  • Al-Islam.or.id
  • Al-Sofwah.or.id
  • Hakekat.com
  • Harun Yahya
  • KTPD Isnet
  • Nojil.8m.net
  • Perpustakaan-Islam.com
  • Mualaf.com
  • Baasyircenter.com
  • Assunnah.or.id
  • Asysyariah.com
  • Al-ikhwan.com
  • Hidayatullah.com
  • Arishardianto.swaramuslim.com

Debat Kairo : Islam vs Kristen (1)

APAKAH ADA MANUSIA YG TIDAK BERDOSA SELAIN YESUS

Di dalam ajaran Kristen, akidah ini sangat penting. Kepercayaan penebusan dosa mereka bentuk begitu rupa, seolah-olah semua manusia berdosa. Oleh karena semuanya berdosa dan seorang pun tidak ada yang bebas dari dosa, maka sangat diperlukan seorang penebus dosa dan juru selamat. Dia harus bersih dari dosa itu.
Karena semua manusia secara turun menurun sudah bergelimang dalam dosa, maka di antara mereka tak ada seorang pun yang dapat menjadi penebus dosa. Namun, Yesus adalah Tuhan. Dia menjelma dalam bentuk jasad seorang manusia. Karenanya, dia tidak punya dosa. Selanjutnya hanya dialah yang dapat mengganti kerugian manusia dan menawarkan jadi penebus dosa.
Sekarang, kalau kita dapat membuktikan bahwa manusia atau manusia-manusia telah menjalani hidup yang bersih dan bebas dari dosa, maka pandangan agama Kristen itu berarti gugur. Ajaran penebusan dosa akan menjadi berantakan.
Orang-orang Kristen yang menganut akidah penebusan dosa, tak seorang pun yang percaya bahwa para nabi itu adalah orang-orang bersih dari perbuatan dosa. Dr. Philips sendiri bersikeras mengatakan bahwa tak ada kemungkinan ada manusia yang tidak berdosa.

Thursday, August 22, 2013

Jawaban Umur Aisyah Ketika Bersama Nabi Muhammad SAW

Tulisan ini kami angkat karena banyak yang memotong2 informasi ini untuk mendaulat baginda Nabi sebagai Pedophilia (pelaku kemesuman terhadap Anak2) Naudzu Billah ... Astagfirullah
Maka melalui tulisan ini, semoga ini bisa menjadi jawaban.

Aisyah adalah satu-satunya istri Muhammad yang masih gadis pada saat dinikahi. Aisyah dinikahkan pada tahun 620 M. Akad nikah diadakan di Mekkah sebelum Hijrah, tetapi setelah wafatnya Khadijah dan setelah Muhammad menikah dengan Saudah. Upacara dilakukan oleh ayahnya Abu Bakar dengan maskawin 400 dirham.

My Weekly Custom Tech Magazine

Enjoy my paper.li Magazine. 1st Edition
http://paper.li/razmal_dj/1377147656

Monday, August 19, 2013

Asal Muasal Jaringan Islam Liberal (JIL)

Islam liberal adalah nama sebuah gerakan dan aliran pemikiran yang bermula dari sebuah ajang kongkow-kongkow di Jalan Utan Kayu 69H, Jakarta Timur. Tempat ini sejak 1996 menjadi ajang pertemuan para seniman sastra, teater, musik, film, dan seni rupa. Di tempat itu pula Institut Studi Arus Informasi (ISAI) yang salah satu motor utamanya Ulil Abshar Abdalla berkantor. Bersama Goenawan Mohammad (mantan pemimpin redaksi Tempo) serta sejumlah pemikir muda seperti Ahmad Sahal, Ihsan Ali Fauzi, Hamid Basyaib dan Saiful Mujani, Ulil kerap Menggelar diskusi bertema 'pembaruan' pemikiran Islam.

Setelah berdiskusi sekian lama pada akhir 1999 Ulil dan kawan-kawan sepakat memperkenalkan serta mengkampanyekan pemikiran mereka dengan bendera Islam Liberal. Lalu untuk mengintensifkan kampanyenya mereka membentuk wadah Jaringan Islam Liberal (JIL) pada Maret 2001.

Dengan ditunjang kucuran dana dari Asia Foundation kampanye Islam liberal gencar dilancarkan melalui berbagai cara. Mulai dari forum kajian dan diskusi, media cetak hingga media elektronik. Media internet juga tak ketinggalan mereka garap. Mula-mula dengan membuat forum diskusi internet (mailing list) kemudian dilanjutkan dengan membuat situs web, alamatnya www.islamlib.com.

Kampanye lewat media cetak dilakukan sangat gencar. Selain melalui majalah seperti Tempo dan Gatra, JIL mendapat porsi publikasi besar di koran Jawa Pos dan 40 koran daerah yang tergabung dalam Jawa Pos-Net. Dengan nama rubrik Kajian Utan Kayu, setiap hari Ahad JIL mendapat jatah satu halaman penuh untuk diisi tulisan para pengusung ide Islam liberal, antara lain Nurcholish Madjid, Azyumardi Azra, Jalaluddin Rakhmat dan Masdar F Mas'udi.

Kampanye melalui media elektronik mula-mula cuma disuarakan melalui kantor berita radio 68H yang mengudarakan dialog interaktif setiap Kamis sore. Belakangan siaran itu kemudian di-relay oleh tak kurang 15 stasiun radio se-Indonesia yang tergabung dalam jaringan 68H, sehingga dapat disimak oleh para pendengar dari Aceh hingga Manado. Di Jakarta siaran JIL di-relay oleh stasiun radio dangdut Muara FM.

Adapun istilah Islam liberal dipilih oleh kalangan JIL untuk menamakan gerakan dan pemikiran mereka, nampaknya lantaran mereka mendapat insipirasi dari buku Liberal Islam: A Sourcebook karya Chares Kurzman (edisi bahasa Indonesia berjudul Wacana Islam Liberal: Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isu-isu Global, diterbitkan oleh Paramadina), sebab dari buku itu pula JIL meminjam enam agenda rumusan Charles Kurzman. Enam isu itu: antiteokrasi, demokrasi, hak-hak perempuan, hak-hak non-Muslim, kebebasan berpikir dan gagasan tentang kemajuan.

Anti Islam Kaffah

Mengapa JIL begitu gencar menyebarluaskan pemikirannya? Seperti diakui oleh para pentolannya, meski nama Islam liberal baru dikenal belakangan ini, sebenarnya Islam liberal bukanlah suatu pemikiran baru. Di Indonesia pemikiran Islam liberal telah dirintis oleh antara lain Harun Nasution, Nurcholish Madjid, Munawir Sjadzali dan Abdurrahman Wahid. Mereka adalah orang-orang yang sejak tahun 1970-an dan 1980-an menggelindingkan ide 'pembaruan Islam', berupa Islam rasional, dekonstruksi syariah dan sekulerisasi. Namun, kata Ulil Abshar kepada Gatra, para perintis itu gagal memasyarakatkan gagasan Islam liberal ke masyarakat.

Kegagalan itu antara lain karena tidak adanya pengorganisasian secara sistematis. Atau, menurut Luthfi Assyaukanie, gerakan Islam liberal sebelum ini terlalu elitis. Gagasan itu lebih banyak dibawa kalangan akademisi dan peneliti yang tak mengakar ke masyarakat, sehingga opini publik tetap dikuasai oleh kalangan Islam 'konservatif' yang memiliki jaringan kuat dan mengakar ke masyarakat. Karena itu, kalangan JIL merasa perlu memiliki jaringan kuat agar pemikiran liberal bisa berkompetisi dengan pemikiran kaum revivalis. Dengan kata lain, Islam liberal adalah tandingan Islam revivalis.

Apa beda Islam liberal dan Islam revivalis? Charles Kurzman mendefinisikan, Islam revivalis berusaha mengembalikan kemurnian Islam seperti di zaman Rasulullah, tetapi tidak ramah dengan kehadiran modernitas. Sedangkan Islam liberal, masih kata Kurzman, menghadirkan masa lalu Islam untuk kepentingan modernitas. "Ia menghargai rasionalitas," kata Kurzman. Sebuah pengkategorian yang sangat layak diperdebatkan. Tapi lepas dari perdebatan itu, menurut kalangan JIL, dalam konteks Indonesia, kaum revivalis adalah mereka yang mendukung penegakan syariat Islam oleh negara dan menolak sekulerisme. Sebaliknya, kaum Islam liberal adalah mereka yang mendukung sekulerisme dan menentang penegakan syariat Islam oleh negara.

Pemikiran revivalis, katakanlah begitu, tercermin dalam FPI (Front Pembela Islam), atau Laskar Jihad yang lebih kuat, atau jaringan PK (Partai Keadilan) yang lebih mengakar," kata Ulil menyebut lawan tandingnya.

Untuk menandingi kalangan revivalis, kini JIL telah menyusun sejumlah agenda, antara lain: kampanye sekulerisasi seraya menolak konsep Islam kaffah (total) dan menolak penegakan syariat Islam, menjauhkan konsep jihad dari makna perang, penerbitan Al-Quran edisi kritis, mengkampanyekan feminisme dan kesetaraan gender serta Pluralisme. "Menurut saya, beragama secara kaffah itu tidak sehat dilihat dari pelbagai segi? Agama yang 'kaffah' hanya tepat untuk masyarakat sederhana yang belum mengalami 'sofistikasi' kehidupan seperti zaman modern? Beragama yang sehat adalah beragama yang tidak kaffah," ungkap Ulil dalam rubrik Kajian Utan Kayu Jawa Pos.

Tapi tentu saja kalangan yang disebut revivalis juga tak akan tinggal diam. Mereka juga telah menyusun agendanya sendiri, meski mungkin tanpa gembar-gembor kampanye seperti yang dilakukan kalangan JIL. Yang penting bekerja saja. Tinggal dilihat nanti siapa yang lebih ditolong Allah: mereka yang berjuang menegakkan syariat Allah atau mereka yang alergi kepada syariat-Nya.? (hidayatullah.com 15/11/2005)

Saturday, August 10, 2013

Aplikasi Terbaik : Berita, dan Majalah pada iPad

Dear Readers ..

iPad (milik saya ipad 2, WiFi only ) merupakan device mobile yang menjadi andalan saya saat bekerja atau saat travel. Sangat praktis sebagai pengganti notebook, juga sebagai teman santai , main games atau hanya sekedar membaca.

Nah aplikasi baca, news dan majalah apa saja yang saya benamkan pada iPad saya ini , silahkan kita kupas bersama sama :

Wednesday, August 07, 2013

Rasulullah saw Mengajarkan Ilmu Hisab bukan Ru’yat

Berbicara mengenai ru’yat sebagai suatu dalil yang bisa digunakan untuk penetapan waktu-waktu ibadah boleh dikatakan semua orang muslim memahaminya dalam tataran konsep.Walaupun dalam tataran praktis penggunaan hisab bukanlah hal yang baru, apalagi untuk penetapan waktu-waktu shalat. Hampir bisa dikatakan bahwa kita tidak bisa lepas dari yang namanya hisab. Hal ini bisa dibuktikan dari hampir selalu adanya jadwal waktu-waktu shalat di masjid-masjid maupun mushalla-mushalla yang kita jumpai. Demikian pula halnya dengan keberadaan kalender hijriyah yang secara praktis merupakan produk hisab, masih bisa diterima di seluruh lapisan muslim. Sedikit berbeda ketika berhubungan dengan penetapan awal dan akhir Ramadhan dan awal Dzulhijjah, perbedaan mengemuka di kalangan ummat dengan kepentingannya dan argumentasinya sendiri-sendiri. Secara garis besar terdapat tiga faham yang berbeda dalam penetapan penanggalan Islam:

Mengapa Hisab Bisa Menentukan Hilal Lebih Akurat ?

Assalamu alaikum wr wb

Seharusnya saya sudah tertidur sedari tadi, akan tetapi beberapa saat yang lalu saya teringat kata2 seorang rekan kerja saat berdebat masalah penentuan Hilal di awal Ramadhan tahun ini yang Insya Allah besok merupakan hari terakhir.

Kata - kata yang membuat saya menulis artikel ini adalah :

1.     Kita ikut pemerintah saja, kalau salah pemerintah yang salah kalau dosa pemerintah yang dosa !
2.     Mereka yang di sidang itsbat itu sudah jelas lebih pandai dan lebih dalam ilmu agama, tidak perlu lagi orang dengan derajat ilmu dibawah mereka memberi pandangan sebaliknya !
3.     Penentuan awal dan akhir ramadhan hanya 2 metode : 1. Rukyat (mata) dan jika terhalang 2. Genapkan !

Kenapa sampai saat ini saya terjaga ???

Adab-Adab Berdebat dalam Islam (Aadaab al-Jidaal fii al-Islaam)

Tulisan ini kami ambil dari link asli :
http://irfanabunaveed.wordpress.com/2013/01/14/adab-adab-berdebat-dalam-islam-aadaab-al-jidaal-fii-al-islaam/


(Kajian Kitab Min Muqawwimaat al-Nafsiyyah al-Islaamiyyah)
Muqaaranah dan mujaadalah (perbandingan dan debat) adalah tradisi ilmiah yang sudah tumbuh sejak masa awal sejarah manusia. Al-Qur’an telah mendokumentasi tradisi ini hampir pada setiap masa kenabian. Allah SWT berfirman:
وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۚ وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ ۖ وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًا
“Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan kebenaran, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan- peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan.”(QS. al-Kahfi [18]: 56).
Kisah-kisah mujadalah juga termuat dalam dokumen sejarah, baik yang tercantum dalam sunnah, atsar dan dokumen-dokumen sejarah lainnya. Motif utama dari diskusi dan perbandingan adalah mencari kebenaran tertinggi, sekaligus untuk mengoreksi pendapat-pendapat dan keyakinan-keyakinan yang salah. Dengan diskusi, akan diketahui pendapat siapakah yang paling dekat dengan kebenaran, dan pendapat siapa yang lemah. Bila suatu pendapat telah terbukti lemah dan salah, maka pendapat itu harus ditinggalkan dengan sikap lapang dada, dan penuh keikhlasan.
والله الموفّق للصّواب

Friday, August 02, 2013

Keajaiban Moto-X - Review Sang Anti iPhone

Moto - X adalah merk terbaru smartphone keluaran Motorola. Mungkin menjadi smartphone terpenting pertam ayang di keluarkan oleh Motorola ( tentu saja didukung sepenuhnya oleh induknya Google).
handset ini menjadi percobaan pertama dari system Google-X .

Apa yang diandalkan Handset yang dijuluki anti-iPhone ini ?

Pertama tama, saya mau membahas kata anti iPhone, bukan menjadi saingan besar dari produk Apple ini tapi berbalik terhadap seluruh konsep yang kita tahu tentang iPhone.
Moto-X sepenuhnya berbasis Open System (Google-X). Bahkan secara material gosipnya Moto-X akan tersedia dalam kemasan (casing) yang bisa di custom, plastik, glass atau bahkan kayu seperti gambar diatas.

Secara system dan OS, salah satu fitur andalan adalah Touchless Control yang selanjutnya akan head to head langsung dengan Siri pada iPhone.

Pihak Motorola dan Google sendiri mungkin menggunakan vitur ini memang sebagai saingan paling tidak menganggu hegemoni Siri sebagai Voice Commander pada smartphone. Mereka mengklaim bahwa mulai dari menghidupkan Moto-X, menelepon, membuat catatan, multimedia dan browsing semua bisa dilakukan tanpa menyentuh handset ini.

Bukan hal baru, tapi patut kita tunggu !

iPhone Murah Apple Akan Segera Terwujud !

Jika Apple tetap menuruti kebiasaan dan penjadwalan release device mereka, maka tidak lama lagi kita akan menyaksikan iPhone versi baru, versi murah, bisa saja disebut sebagai iPhone 5S atau mungkin malah iPhone 5C ?

Amazon.com malah sudah di rumorkan untuk membuka pre-order seri iPhone murah yang bakalan diprediksi akan melibas seluruh range Android device di kisaran 4-5 juta, karena di range harga ini hampir semua handphone berbasis Android juga mempunyai material yang sama. Plastik.

Dengan material yang sama dan range harga yang sama, bisa dipastikan akan banyak opengguna Android akan banting stir ke alternative murah ini, dan mereka bisa mencicipi IOS yang terkenal itu dengan kantong Android.

Perintah Memelihara Sunnah Dan Adab-adabnya

Dari Buku Riyadus Shalihin (Taman Orang Orang Saleh)
Karangan Imam Nawawi

Allah Ta'ala berfirman:
"Apa  saja yang diberikan oleh Rasul kepadamu se mua, maka ambillah itu - yakni lakukanlah  -
dan apa saja yang dilarang olehnya, maka hentikanlah itu." (al-Hasyr:  7) 
Allah Ta'ala berfirman lagi:
"Ia - yakni Muhammad - itu tidaklah berkata-kata dengan kemauannya sendiri. Itu tiada lain
kecuali wahyu yang diwahyukan kepadanya."  (an-Najm: 3-4)
Juga Allah Ta'ala berfirman pula:
"Katakanlah-hai Muhammad, jikalau engkau semua mencintai Allah, maka  ikutilah aku, maka
Allah tentu mencintai engkau semua dan akan mengampuni dosa-dosamu." (ali-lmran: 31)
Allah Ta'ala berfirman pula:
"Dan niscayalah di dalam peribadi Rasulullah itu merupakan ikutan  -  teladan - yang baik
bagimu semua, juga bagi orang yang men gharapkan menemui Allah dan hari akhir." (al-Ahzab: 21)
Allah Ta'ala berfirman lagi

Rasulullah saw adalah Suami Teladan

Suami adalah nakhoda yang akan menentukan kemana biduk rumah tangga akan berlayar dan akhirnya berlabuh. Suami adalah pemimpin dalam keluarga, pemimpin bagi isteri-isterinya, dan pemimpin bagi anak-anaknya. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang senantiasa memperjuangkan siapa yang dipimpinnya dan senantiasa menjadi contoh atau teladan yang baik bagi mereka yang dipimpinnya.
Dengan kata lain, suami yang baik adalah suami yang senantiasa mengutamakan kepentingan keluarga dan mampu menjadi teladan yang baik bagi anak dan isterinya. Menjadi suami yang otoriter, suka bermalas-malasan, emosional, mudah menyerah, adalah beberapa ciri dari seorang suami yang tidak mampu menjadi teladan bagi anak dan isterinya.

Hak Suami Atas Isteri (Yang Wajib Dipenuhi Oleh Isteri)

Dari Buku Riyadus Shalihin (Taman Orang Orang Saleh)
Karangan Imam Nawawi

Allah Ta'ala berfirman:
"Kaum lelaki itu adalah pemimpin-pemimpin atas kaum wanita - isteri-isterinya, karena Allah
telah meleblhkan sebagian mereka dari yang lainnya, juga karena kaum lelaki  itu telah menafkahkan
dari sebagian hartanya. Oleh sebab itu kaum wanita yang shalihah  ialah yang taat serta menjaga
dirinya di waktu ketiadaan suaminya, sebagaimana  yang diperintah untuk me njaga dirinya itu oleh
Allah." (an-Nisa':34)
Keterangan:
Menilik isi yang tersirat dalam ayat di atas, maka Allah Ta'ala sudah memberikan
ketentuan yang tidak dapat diubah-ubah atau sudah merupakan sunatullah, yaitu bahwa
keharmonian rumahtangga itu, manakafa le laki dapat menguasai seluruh hal-ihwal
rumahtangga, dapat mengatur dan mengawasi isteri sebagai kawan hidupnya dan
menguasai segala sesuatu yang masuk dalam urusan rumahtangganya itu sebagaimana
pemerintah yang baik, pasti dapat menguasa i dan mengatur sepenuhnya perihal keadaan
rakyat.

10 Kesalahan Istri Terhadap Suami

1. Menuntut keluarga yang ideal dan sempurna
Sebelum menikah, seorang wanita membayangkan pernikahan yang begitu indah, kehidupan yang sangat romantis sebagaimana ia baca dalam novel maupun ia saksikan dalam sinetron-sinetron.
Ia memiliki gambaran yang sangat ideal dari sebuah pernikahan. Kelelahan yang sangat, cape, masalah keuangan, dan segudang problematika di dalam sebuah keluarga luput dari gambaran nya.
Ia hanya membayangkan yang indah-indah dan enak-enak dalam sebuah perkawinan.
Akhirnya, ketika ia harus menghadapi semua itu, ia tidak siap. Ia kurang bisa menerima keadaan, hal ini terjadi berlarut-larut, ia selalu saja menuntut suaminya agar keluarga yang mereka bina sesuai dengan gambaran ideal yang senantiasa ia impikan sejak muda.
Seorang wanita yang hendak menikah, alangkah baiknya jika ia melihat lembaga perkawinan dengan pemahaman yang utuh, tidak sepotong-potong, romantika keluarga beserta problematika yang ada di dalamnya.