Monday, February 06, 2012

Musuh Management IT : Kami Bisa !

Banyak Project Management System, melibatkan orang-orang IT yang hebat, programmer jenius, support yang tangguh dan analyst yang ber karakter kuat. Akan tetapi mengapa lebih dari 70 % Project Software mengalami revisi schedules berkali-kali, lebih dari 50% mengalami deadlock, dan hampir semu selalu mengalami perdebatan panjang yang melelahkan dengan User Acceptance Test ?
Jawabannya adalah kata  KAMI BISA !!


Jawaban ini adalah jawaban favorit kita orang-orang IT saat seseorang, atau lebih dalam project mempertanyakan kemampuan kita baik itu detail ataupun kemampuan struktur project. Sangat jarang kita berfikir sampai 2 kali saat akan menjawab pertanyaan

1. Apakah modul ini bisa bapak kerjakan ?
2. Apakah Waktu ini cukup untuk team bapak ?
3. Apakah teknologi ini bisa bapak implementasikan ?

Dan banyak pertanyaan menantang lainnya. Kita , manusia yang terlibat dalam hobby komputer, programming, hacking, network management dan semua bidang IT lainnya, kebanyakan tidak bisa melawan arogansi pribadi dari hati kita sendiri. KITA BENCI DI NILAI BODOH, KITA BENCI KETIDAK-MAMPUAN, dan KITA SENANG DITANTANG.
Kedengarannya sangat heroik, sangat memacu andrenalin, tapi sayangnya ini pula yang jadi kuburan kita.

Setiap value dari hidup ini selain hal yang tidak kita inginkan sebenarnya punya 2 opsi
1.  Must To Have
2.  Nice To Have.

Sebuah pilihan antara kebutuhan yang bersifat wajib, dan kesenangan yang bersifat tidak wajib. Pun dalam sebuah project IT. Kita sebagai penanggung jawab system mestinya bisa memberi setiap masalah akan 2 pilihan tersebut dan hanya menghitung pilihan "MUST TO HAVE" sebagai pilihan yang ada dalam setiap pembicaraan dalam sebuah project, dan membuat keputusan untuk meminggirkan ide, pilihan atau keinginan dari Project member lain ataupun dari user dan Client sekalipun yang terkesan "NICE TO HAVE".

Kesampingkan arogansi otak kita yang selalu ingin terlihat pintar, genius, luar biasa atau seluruh kesombongan intelektual khas orang IT. Beri waktu untuk berfikir tajam dan efisien berbasis APA YANG DIBUTUHKAN.

Benar, bersikap seperti ini bisa jadi menghasilkan kesan pahit dan satir didepan, tapi sikap ini yang akan menolong kita mencapai target Project, SELESAI TEPAT WAKTU DAN TEPAT GUNA.

Salam Rekan Rekan IT

4 comments :

biasanya yg selalu ngomong "Kami Bisa!" adalah marketing. Sementara teknisinya atau programmernya was2 dgn perkataan marketing yg sgt permisif.
Tapi klo teknisi/programmer yg bilang "Kami Bisa!" berarti ada 2 kemungkinan. Pertama, dia benar2 bisa. Kedua, dia marketing.

Kami Bisa!... Biasanya hal tersebut menjadi senjata makan tuan, akhirnya harus rela sakit fisik dan psikis selama berbulan-bulan ketika mengerjakan project. Lalu uangnya? habis ketika mengerjakan project selama berbulan-bulan. Dan hasilnya?

"KAMI BISA!" adalah sebuah tuntutan dan keharusan seorang IT untuk melakukan suatu project yang dibebankan perusahaan kepada para IT. kata "KAMI BISA!" harus dikedepankan apabila pimpinan sudah memberikan project perusahaan kepada IT untuk menanganinya, soal berhasil atau tidaknya suatu project hanya waktu yang bisa menjawab...hehe