Monday, June 21, 2010

Saya Bukan OS Fanatik !

"Tulisan dibuat saat lagi nyantai hari Mingguan di rumah"
Minggu lalu saya sempat diskusi dengan staf - staf saya di kantor mengenai EyeOS dan bagaimana revolusi Cloud Computing kedepan. Beberapa hari setelah itu di sebuah acara
"jualan" sebuah produk networking, saya juga bertemu dan sedikit sharing dengan rekan-rekan aktifis salah satu OS (Operating System) opensource di Makassar, dan diskusi itulah yang memancing tulisan ini muncul.
; Flashback ke awal perkenalan saya dengan OS open di awal tahun 1998 memang memicu fanatisme saya terhadap dunia opensource dan freesoftware. There is nothing wrong with that, tapi menimbulkan anomali
pemikiran di area teknologi informasi khususnya di area OS. Sebagian dari diri saya adalah seorang dengan jalur "kiri" yang selalu mencari sesuatu yang berbeda dan cenderung melawan arus, dan sebagian lagi adalah jalur "kanan" yang lebih konservatif , dan cenderung menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar tempat kerja saya.


Di area "Kiri" mewakili laptop pribadi dan desktop di rumah, yang terisi macam-macam OS. Saya memang cenderung nomaden user bila berbicara di area OS. Saya merasa akan sangat rugi saat terpaku ke arah satu saja jenis OS.
Mengapa begitu, di karenakan area teknologi OS sangat luas dan besaran ilmu yang meluap-luap dari sana sangat membuat saya terus "kelaparan" akan teknologi OS baru dan lain. Saya mencicipi hampir semua OS yang ada sekarang , mulai dengan cara lurus sampai yang agak "bengkok"  misalnya lewat pelecehan lisensi OS atau menggunakan emulasi dan  virtualisasi. Hasilnya saya sangat leluasa jika berbicara di area OS. Terkadang teman-teman seangkatan dan se "IT ideologi" dulu mencibir "Ngapain pake OS ini itu, yang paling bagus itu yang ini" hehheheh . Jelas saya "meluas" dan jelas pula dengan pemilihan itu konsep saya terhadap OS menjadi "dangkal".
Mengapa saya tidak melempar dadu saja terus memilih satu OS terkini, handal, dan gratis, kemudian menjadi fanatis dan "dalam" ? Pilihan ini bukan tanpa alasan. Alasan berikut mungkin bisa membantu memberikan pandangan baru :
1.    Dengan fanatis dan idealis terhadap satu OS menyebabkan munculnya "kendali" dari dalam hati untuk tidak mencoba OS lain.
2.    Dengan menjadi fanatis, merupakan bibit awal subjective nya penilaian terhadap area teknologi itu sendiri.
3.    Dengan terbatasnya teknologi, berarti terbatasnya orientasi aplikasi beserta software yang bekerja diatasnya.
4.    Menjadi terobsesi, bagaimana pun susahnya alat pendukung OS (hardware, device dll) bekerja dengan OS pilihan, maka harus bisa di sesuaikan meskipun menghabiskan banyak waktu research
       diskusi milis, dan begadang bermalam malam demi membuktikan bahwa OS kita handal.
Anda pasti berkomentar sekarang, memangnya apa yang salah dengan itu, saya bisa pinter dan bisa dapet duit dari situ pula..
Mari kita lepaskan atribut OS Minded kita dulu sambil mulai berdiskusi objective .  Kira kira untuk perkembangan dunia komputer kedepan isu apa saja yang akan mengemuka . Beberapa faktor akan mempengaruhi perkembangan
teknologi 5-10 tahun ke depan.
1.   Hardware semakin canggih semakin cepat dan semakin murah.
      Research di area ini sangat cepat, untuk Processor area handheld saja sudah ada clock 1 Ghz. Untuk PC sudah ada i7. Untuk PDA tergusur oleh Pad computing. Area handset beralih ke teknologi
      Webapp, semisal iPhoneOS dan Android. Symbian dan yang lain mesti ikut atau silahkan beres2. Memory semakin besar cepat dan murah. Intinya hardware komputer akan semakin mengecil, cepat
      massal, dan murah.
2.   Networking, beralih ke Fiber Optic, smart switch meraja.
      Teknologi kecepatan transfer data sudah ada yang Gigabit. Artinya multimedia pun bisa lewat dengan mulus. Dengan semakin mendesaknya kebutuhan ini koneksi fisik akan diproduksi massal yang
      mengakibatkan turunnya harga. Wireless sudah 4 G, apa lagi dengan kecepatan produksi teknologi handset. Sebentar lagi area wireless menggantikan hampir separuh transaksi fisik jaringan.
3.   Koneksi Internet
      Semakin MURAH !!! Sekarang koneksi 10 Mbps hanya seharga 10 jutaan ! Kedepannya kota akan kaya dengan hotspot gratis, dan cafe membuat internet sebagai bonus saja dari pemesanan secangkir kopi.
      Koneksi Leased line, dan VPN juga VSAT jelah lebih luas dan lebih terjangkau, karena bila tidak maka teknologi ini akan di gantikan oleh Internet.
4.   Storage, flexible, massal, cepat dan besar.
     Teknologi USB3.0 membuat rate lebih meningkat drastis. SSD membuat storage bekerja tanpa moving parts. Dengan mengecilnya dimensi storage, membuat produksi massal dan murah. Storage akan mulai
     bermain di besaran Terabyte ..Wow… Dengan demikian konsep NAS, dan Data center menjadi berevolusi lebih cepat lagi.
dengan 4 alasan diatas, apabila salah satu dari kita punya duit banyak, atau tiba2 dapat warisan sebuah perusahaan maka tentunya kita akan melakukan investasi ke arah 4 faktor diatas. Kenapa ?
karena dengan investasi awal (Capital Expenditure) di area teknologi diatas, akan jauh lebih murah dan berumur panjang di karenakan pergekan teknologi yang cepat dan cost yang murah.
Tidak mau ada Capex, baiklah kita SEWA saja !!
Penyewaan sekarang ini sudah meliputi sewa All In One. Sewa Server, sewa Storage, sewa datacenter, lengkap dengan supporting pun tersedia.
Tunggu dulu ada yang missed dari faktor diatas, yah benar Operating System.
Arah operating system akan di perkirakan sbb :
1.   Free (anak2 open source you can cheers now :) )
2.   Fast & Light
3.   Minim Kebutuhan Resource hardware.( Yang menggeber 3D Desktop bisa gugur nih).
4.   Multi User (Again, seri X OS bisa tertawa).
5.   Cloud Based. (Masih ada yang tertawa sekarang ?).
Apa itu Cloud Base. Cloud yah artinya awan atau bisa diartikan Internet atau koneksi bersama ke satu tujuan. Dengan 4 faktor diatas tadi, maka terbitlah ide Cloud ini. Memanfaatkan hardware yang semaik bagus, internet dan koneksi data bagus, storage yang sangat bisa diandalkan maka Cloud menjadi solusi masa depan. Saya tidak mengatakan solusi bagus untuk saat ini apalagi di Indonesia :) . Tapi saat 4 faktor diatas menjadi kenyataan
maka Cloud Computing tidak bisa di hindari.
Ekses nya, OS berbasis PC akan tamat di area business, office dan pendidikan.  Mengapa ? di area ini cost menjadi isu utama. OS hanya akan "jualan" di area personal saja, dan hanya disitu saja.
OS traditional ini juga akan mati di area Notebook.  Ingat ChromeOS ? atau bibit Cloud yang di tebar oleh GoodOS (gOS) ? atau malah EyeOS yang saya sebutkan di awal tulisan ini ?.
Penyedia Online Stuff akan bertebaran gratis dan mengedepankan pencarian user loyal dengan mengedepankan faktor keamanan. Google telah mulai dengan sederet aplikasi Online nya macam Docs, Picasa, Gmail, Translate,
Reader,Task, Calender,Books, Orkut,Maps, Earth,YouTube dan Buzz.
Mengenai Cloud ini mungkin akan saya bahas di tulisan terpisah, yang jelas tulisan ini saya angkat hanya untuk peringatan ke para praktisi IT untuk bisa melakukan prediksi teknologi kedepan
dan tidak tenggelam dengan idealisme dan fanatisme OS. Area kita ini area dinamis, semestinya kita punya pemikiran terbuka dan dinamis pula, walaupun Richard Stallman sendiri berkomentar bahwa cloud ini
kerjaan bisnisman dan bisa menjadi pirate terhadap teknologi komputer itu sendiri. Paling tidak kita aware terhadap isu tersebut.
Maka dari itu dari dulu saya bukan seseorang dengan OS Minded.
Semoga prediksi ini tidak berefek negatif, lets be positive :)
Salam.

0 comments :