Saya tidak berbicara mengenai agama, salah atau tidak, wise or not tapi seharusnyalah Anda ikut saya, sesuai judul artikel ini.
Mengapa harus "Palsu", dan Palsu yang bagaimana ?
Beberapa waktu lalu saya pernah menulis di Blogsome mengenai jengkelnya saya dengan kepalsuan di Facebokk dan Social Network lainnya. Hampir semua berkepribadian ganda bahkan tripple kalau bukan banyak..Bukankah sarkastic kalau saat ini saya menyarankan Anda ber-palsu ria di Internet. Sekali lagi bukan itu maksud saya.